Umrah (Arab: عمرة) adalah salah satu kegiatan ibadah dalam agama Islam. Hampir mirip dengan ibadah haji, ibadah ini dilaksanakan dengan cara melakukan beberapa ritual ibadah di kota suci Mekkah, khususnya di Masjidil Haram.
Pada istilah teknis syari'ah, Umrah berarti melaksanakan tawaf di Ka'bah dan sa'i antara Shofa dan Marwah, setelah memakai ihramyang diambil dari miqat. Sering disebut pula dengan haji kecil.
Perbedaan umrah dengan haji adalah pada waktu dan tempat. Umrah dapat dilaksanakan sewaktu-waktu (setiap hari, setiap bulan, setiap tahun) dan hanya di Mekkah, sedangkan haji hanya dapat dilaksanakan pada beberapa waktu antara tanggal 8 Dzulhijjahhingga 12 Dzulhijjah serta dilaksanakan sampai ke luar kota Mekkah.
Perlengkapan Umroh Yang Harus Di Perhatikan Sebelum Berangkat
Perlengkapan Umroh Yang Harus di Perhatikan Sebelum Berangkat – Dalam melaksanakan ibadah umrah tentunya kita perlu mempersiapkan perlengkapan umrah (baca juga “Persiapan Umroh”). Hal ini bertujuan supaya saat berada di tanah suci kita benar-benar sudah siap tanpa kebingungan lagi mencari- cari perlengkapan yang tidak terpikir sebelumnya. Oleh karena itu diperlukan pemikiran dan perencanaan yang baik,bukan?
Perlengkapan umrah ini memang berbeda-beda antara perempuan, laki-laki, dan anak-anak. Dengan demikian perlengkapan seperti ini memang penting, sehingga perlu ketelitian dalam mempersiapkannya,terutama jika membawa anak yang masih balita. Dalam hal ini kita benar-benar harus detail dalam mempersiapkan perlengkapan untuk umrah, supaya menghindari ketidaknyamanan akibat anak rewel ditanah suci dan harus mencari-cari perlengkapan ditempat baru yang belum kita ketahui seluk- beluknya. tentu hal itu menjadi sangat merepotkan.
Adapun perlengkapan umrah yang diperlukan adalah :
Perlengkapan umrah untuk perempuan
- Baju untuk sehari-hari sekiranya cukup untuk tiga hari tidak mencuci, karena biasanya ibadah umrah selama 9 – 15 hari dan sesuaikan juga dengan jadwal yang akan dilakukan di tanah suci.
- Baju ihram.
- Baju untuk tidur 2/3 stel, yang enak dan santai untuk dipakai.
- Kaos kaki untuk dipakai sehari-hari, sehingga paling tidak membawa 3-4 pasang.
- Buku do’a dan al-qur’an kecil, jika ada do’a yang masih perlu di hafal sehingga tidak kerepotan lagi Mukena, boleh dengan bawahannya, atau sekedar atasannya saja karena bawahannya bisa langsung dengan rok dan kaos kaki yang digunakan. Selama masih menutup aurat dengan benar.
- Pakaian dalam diperkirakan cukup dipakai untuk 3 hari, jadi ada jeda waktu untuk memcucinya.
- Pentyline dan pembalut untuk persiapan jika tiba-tiba datang bulan,keputihan dan lain-lain sehingga dapat menghindari najis dan menghemat pakaian.
- Alat mandi : shampoo, pasta gigi, sikat gigi, sabun mandi, sabun cuci muka, minyak wangi.
- Alat make up : bawa yang biasanya dipakai saja seperti pelembab, hand body ,dan bedak yang biasa dipkai untuk perlindungan karena udara di sana kering.
- Kaca mata dan masker, diperlukan ketika dalam perjalanan ke luar supaya terlindung dari panas sinar matahari dan juga debu.
- Obat-obatan yang biasa digunakan sehingga tidak berlebihan. Misalnya minyak angin, obat magh, vitamin, suplemen/ vitamin, obat diare,obat flu, obat pusing.
- Sendal dan sepatu santai yang bisa digunakan sehari-hari maupun bepergian.
- Jaket untuk antisipasi jika diperlukan.
Perlengkapan umrah untuk laki-laki :
- Sarung, 2 atau 3 buah
- Baju ihram
- Buku do’a dan Al-qur’an kecil
Alat mandi - Alat make up : seperti pelembab dan hand body
Sendal untuk sehari-hari - Jaket
- Baju kaos untuk sehari-hari
- Obat-obatan yang cocok/ biasa digunakan
Alat cukur - Celana panjang dan baju koko
- Kaca mata dan masker
Penjelasan dari perlengkapan berumrah untuk laki-laki hampir sama dengan perlengkapan umrah perempuan. Untuk banyaknya dapat disesuaikan dengan jadwal yang akan dilaksanakan, sehingga barang bawaan tidak berlebihan maupun kekurangan.
Perlengkapan umrah untuk anak-anak
Perlengkapan umrah untuk anak-anak tentu hampir sama dengan orang tua atau dewasa, untuk alat mandi dan lain-lainnya. Namun untuk anak-anak justru ada tambahan-tambahan yang lain seperti : minan, susu, cemilan yang biasa disukai, botol susu, pampers, tissue dan jumlah baju relative lebih banyak karena anak-anak cenderung bajunya lebih cepat kotor. Selain itu travel bag mini juga diperlukan untuk membawa perlengkapan si kecil saat dalam perjalanan atau berkegiatan. Karena tidak menutup kemungkinan saat berkegiatan tiba-tiba si anak meminta susu atau mainannya.
Perlengkapan umrah untuk anak-anak tentu hampir sama dengan orang tua atau dewasa, untuk alat mandi dan lain-lainnya. Namun untuk anak-anak justru ada tambahan-tambahan yang lain seperti : minan, susu, cemilan yang biasa disukai, botol susu, pampers, tissue dan jumlah baju relative lebih banyak karena anak-anak cenderung bajunya lebih cepat kotor. Selain itu travel bag mini juga diperlukan untuk membawa perlengkapan si kecil saat dalam perjalanan atau berkegiatan. Karena tidak menutup kemungkinan saat berkegiatan tiba-tiba si anak meminta susu atau mainannya.
Perlengkapan umrah ternyata sangat penting bukan? Oleh sebab itu persiapkanlah dengan baik. Walau agak repot pada awalnya karena harus membuat daftar barang-barang yang harus dibawa, bahkan bisa membuat kita membongkar kembali koper karena ada barang yang belum masuk, tetapi hal ini tidak sia-sia karena dengan persiapan yang baik membuat kita menjadi lebih nyaman dan tidak kerepotan lagi. Travel umroh yang bagus tentunya memberikan fasilitas yang cukup.
Perlengkapan umroh yang disediakan rabbani tour :
- Tiket pesawat pulang dan pergi. jadi jangan takut terlantar tidak bisa pulang di Arab saudi, kami sudah pesan tiket pulang.
- Akomodasi, transportasi di negara tujuan. Tidak perlu bayar lagi ketika di Madinah atau Mekah untuk transportasi Bus. (terkecuali jamaah berniat ziarah ke tempat tertentu di luar jadwal/itinerary).
- Makan 3x sehari. Setelah Subuh, Dzuhur, dan Isya.
- Bimbingan manasik hingga 5x. Maksudnya kami menyediakan jadwal manasik 2x dalam sebulan yang bisa diikuti oleh jamaah dan juga oleh umum sampai anda yakin bahwa Anda tidak akan lupa dengan tata cara umroh. Selain umroh kami juga memberi tips dan info seputar perjalanan dan destinasi.
- visa.
- Pembimbing Ibadah (Ustadz) dan Muthowif (Tour Guide) laki-laki dan 1 muthowif wanita saat di madinah. Pembimbing yang berada di Rabbani diantaranya adalah Ust. yudi imana (pembicara acara Pagi Mengaji di MQFM tiap Ahad pukul 06.00-07.00, penemu metode Fun Tahsin). ust. Ali Moeslim, dan ust. Dadang Purnama.
- Air zam-zam 5 Liter.
- Kain ihrom untuk laki-laki dan mukena untuk perempuan
- Seragam batik
- Travel bag (tas bagasi)
- hand Bag (tas pasport)
- Buku panduan (doa-doa)
- Syal
- Sandal khusus disesuaikan untuk umroh (tidak menutupi mata kaki)
- ID card
- Buku Panduan “UMRAH; Menggapai Berkah di Tanah Suci”. karangan Ibu Hj. Masrura Ramidjal MBA (direktur Rabbani Tour). Buku untuk kalangan umum yang kami gratiskan untuk jamaah umroh rabbani. yang telah mendapat pengantar dari Bapak Ahmad Heryawan. ingin tahu bukunya?
- Transportasi bus Bandung-Jakarta (pergi) dan jakarta-Bandung (pulang)
- Dokumentasi (CD) perjalanan
Tata Cara Umroh Sesuai Sunnah Beserta Larangannya
Tata Cara Umroh Sesuai Sunnah Beserta Larangannya – Tata Cara umroh lengkap sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW. Menurut kamus besar bahasa Indonesia umrah adalah kunjungan (ziarah) ke tempat suci (sebagai bagian dari rukun haji, dilakukan setiba di Mekah) dengan cara berihram, tawaf, sai dan bercukur, tanpa wukuf dipadang Arafah, yang waktu menunaikannya dapat bersamaan dengan waktu haji. Umrah juga biasa disebut dengan haji kecil.
Perbedaan haji dengan umrah adalah umrah dapat dilakukan kapan saja tidak ada ketentuan waktunya, sedangkan haji ada ketentuan kapan waktu yang diperbolehkan untuk melaksanakannya.
Umrah pada saat bulan Ramadhan mempunyai nilai lebih utama, seperti sabda Nabi Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam yang berbunyi : “Umrah pada bulan Ramadhan sama dengan ibadah haji”. Tata cara umroh perlu diketahui rukun-rukunnya supaya ibadah umrah dapat berjalan dengan baik dan sah, sehingga ibadah yang kita lakukan menjadi suatu kenikmatan dan tidak sia-sia.
Selain itu kita dapat melaksanakan ibadah umrah dengan runut dan secara teratur sesuai urutan tata cara berumrah yang benar.
Berikut ini merupakan tata cara umroh beserta doa-doanya / Rukun Umroh
Tata Cara Umroh – Pada hakikatnya tidak ada doa-doa yang ditentukan secara khusus di beberapa tempat seperti ketika thawaf. Namun doa yang diberikan adalah doa pilihan dari Al-Quran dan Hadits doa masyhur dan juga digunakan oleh Travel Umroh Rabbani Tour.
1. Ihram – Yaitu dengan memakai pakaian ihram untuk laki-laki dan pakaian apa saja untuk perempuan asalkan sempurna menutup aurat dan tidak menampakkan perhiasan-perhiasan. Sebelum berihram disunahkan untuk mandi besar terlebih dahulu. Ihram dimulai di tempat tertentu atau disebut juga miqat. Diantara tempat Miqat ini yang akan kita jumpai diantaranya adalah Masjid Dzul Hulaifah/Bir Alil, Ji’ronah, dan Tan’im.
Setelah berpakaian ihram kemudian berniat ihram dan mengucapkan “Labbaika ‘umratan, Labbaika allahuma labbaika, labbaika laa syariikalaka labbaika, innalhamda wan ni’mata laka wal mulka laa syariika laka”.
Setelah Niat diucapkan maka kita “resmi” dalam keadaan Ihram, sehingga berlakulah semua larangan-larangan ihram. beberapa larangan yang tidak boleh dilakukan ketika ihram, yaitu :
Tidak boleh menutup kepala dan memakai pakaian yang ada jahitannya untuk laki-laki. Misalkan celana dalam, kopiah, atau peci.
Tidak boleh memotong kuku,bulu/rambut yang tumbuh dibadan
Tidak boleh menutup kedua telapak tangan dan wajah untuk perempuan
Tidak boleh memotong, mencabut dan mematikan tanaman di tanah haram
Tidak boleh menikah ataupun menikahkan
Tidak boleh bersetubuh dengan suami/istri
Tidak boleh berburu, membunuh, ataupun membantu berburu binatang darat
Tidak boleh memakai wangi-wangian ataupun minyak rambut
Tidak boleh berucap kotor atau berkata yang tidak baik
Tidak boleh bertengkat ataupun berkelahi
2. Tawaf – Tata cara umrah setelah berihram yaitu tawaf.
Tawaf adalah berjalan mengelilingi kakbah sebanyak tujuh kali putaran. Arahnya berlawanan dengan jarum jam, sehingga letak kakbah disebelah kiri kita.
Berjalan dimulai dari hajar aswad dan kembali dihajar aswad. Tiga putaran pertama berjalan lebih cepat dan selanjutnya berjalan biasa.
Sepanjang Tawaf membaca takbir dan doa yang dikendaki selanjutnya dapat diakhiri dengan membaca doa : “Rabbana atina fiddunya hasanah, wafil akhirati hasanah waqina adzabannar” pada setiap akhir putaran. Doa Ketika Thawaf
3. Sai Setelah melakukan tawaf selanjutnya melakukan sai.
Sai adalah kegiatan berlari-lari kecil dari bukit Safa sampai ke bukit Marwah. Cara menghitungnya adalah dari bukit Safa ke Marwah dihitung satu kali, dan dari bukit Marwah ke Safa dihitung satu kali. Doa Ketika Sai (bisa kontak kami)
4. Bercukur rambut (Tahalul) Setelah melakukan sai selanjutnya adalah bercukur rambut. Boleh dipotong pendek atau hanya sebagian saja. Setelah bercukur rambut maka selesailah rangkaian rukun umrah.
Doa Tahalul (bisa hubungi kami) Tata cara umrah di atas merupakan tata cara berumrah yang disajikan secara ringkas semoga mudah dipahami sehingga memberikan pengetahuan dan dapat dijadikan tuntunan untuk kita semua, dan semoga ringkasan ini bermanfaat walaupun masih kurang dari sempurna.
Ketika anda mendaftar untuk Umroh untuk 9 hari, hal ini berarti bahwa banyak sekali waktu yang bisa dipergunakan selain mengerjakan rukun umroh. Karena rukun umroh yang 4 ini diatas boleh jadi bisa dilaksanakan sekitar 6 sd 12 jam saja.
Ini Persyaratan yang Wajib Disiapkan Calon Jamaah Umroh
Buat Anda yang punya rencana akan menjalankan ibadah umroh dalam waktu dekat, sudahkah Anda mempersiapkan segala keperluannya? Ya, mulai dari dokumen sampai urusan keberangkatan, semua harus disiapkan dari jauh-jauh hari. Umroh, sebagaimana ibadah haji, juga memerlukan persiapan yang matang. Pun sebelum keberangkatan, calon jemaah juga akan dibekali dengan berbagai hal, salah satunya adalah manasik umroh.
Nah, cek dulu yuk persyaratan umroh apa saja yang diperlukan calon jemaah sebelum keberangkatan.
Syarat Dokumen (berlaku juga untuk pembuatan visa di kedutaan)
- Paspor asli yang masih berlaku (minimal 6 bulan dari tanggal keberangkatan) dengan nama yang memiliki 3 suku kata, misal: Rahman Ridha Hanifan
- Buku nikah dan Kartu Keluarga asli
- Akta lahir asli (berlaku bagi calon jamaah yang masih berusia di bawah 17 tahun)
- Surat Keterangan Mahram (khusus jamaah wanita yang usianya kurang dari 40 tahun wajib didampingi suami atau mahramnya)
- Sertifikat vaksin meningitis meningokokus
- Tiket pesawat asli Jakarta-Jedah PP
- Bukti booking hotel dan transportasi selama di Arab Saudi
- Pasfoto terbaru (berwarna dengan ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar; background putih dan tampak wajah 80%)
- Handling contact person atau nomor telepon dari orang yang bertanggung jawab di Arab Saudi atas perjalanan umrah yang hendak Anda lakukan
Selain persyaratan dokumen, ada juga syarat lain yang tak kalah penting, bahkan turut menentukan apakah seseorang berhak menunaikan ibadah umroh atau tidak, di antaranya:
Beragama Islam
Umroh merupakan rangkaian ibadah yang dikhususkan bagi umat Muslim. Sedangkan bagi non-Muslim, perjalanan spiritual yang sering disebut dengan haji kecil ini memang tidak disyariatkan.
Berakal
Poin kedua, umroh dilaksanakan oleh mereka yang berakal sehat (tidak gila). Apa pun alasannya, umroh tidak akan pernah sah jika dilaksanakan oleh mereka yang tidak berakal sehat.
Istitaah atau Mampu
Baik ibadah haji maupun umroh memiliki syarat lain yang tidak boleh dilewatkan, yakni istitaah atau kemampuan, entah dari segi fisik, finansial (keuangan), maupun keamanan.
Baligh
Salah stau rukun umroh adalah jemaah sudah baligh alias dewasa, karenanya anak yang usianya belum memenuhi rukun memang tidak disyariatkan untuk menunaikan umroh.
Merdeka dan Bukan Hamba Sahaya
Rukun dan syarat umroh yang terakhir adalah merdeka dan bukan budak. Hal ini penting diperhatikan, sebab ibadah umroh berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Jika para hamba sahaya melaksanakan umroh, dikhawatirkan akan mengganggu kepentingan tuannya.
Nah, selain syarat-syarat di atas, ada juga larangan yang tidak boleh diabaikan para jemaah umroh, di antaranya:
Untuk Jemaah Laki-Laki:
- Mengenakan pakaian berjahit
- Memakai sepatu yang menutup mata kaki
- Mengenakan penutup kepala seperti peci dan topi (payung masih diperbolehkan)
Untuk Jemaah Wanita:
- Mengenakan pakaian yang menutup muka dan telapak tangan
- Bercadar
Untuk Jemaah Laki-Laki dan Wanita:
- Memakai wewangian (kecuali yang dipakai sebelum ihram)
- Memotong kuku dan bercukur atau mencabut bulu badan
- Memburu, mengganggu, atau membunuh hewan dengan cara apa pun
- Memotong atau merusak pohon di Tanah Suci
- Meminang, menikah, menikahkan, atau menjadi saksi nikah
- Bercumbu atau melakukan hubungan suami istri
- Mengucapkan kata-kata kotor
Itu dia syarat umroh yang wajib diperhatikan setiap jemaah yang hendak menuju Tanah Suci. Semoga bermanfaat.
